Tuesday, 22 December 2015

Periksa kehamilan minggu ke 37

Selasa, 22 Desember 2015

Selamat Hari Ibu

Hari ini kali kedua saya periksa kehamilan dengan menggunakan fasilitas BPJS setelah 2 minggu yang lalu. Kali ini saya periksa di puskesmas rawat inap Nyaen Sleman. Diperiksa oleh bidan Sumarni dan tim. Hasil pemeriksaan saya dan janin adalah sebagai berikut.
- Berat badan saya 67kg, naik 10 kg dari awal kehamilan
- Tensi 110/70
- Tinggi fundus 30 cm
- Detak jantung janin 140x/menit
- Kepala sudah masuk panggul alias engaged
- Tidak ada keluhan lain
Saran yang diberikan adalah relaksasi dan gizi seimbang. Saya pun diberikan vitamin tambahan Hemafort dan Calcium Lactate. Tidak lupa karena ingin mendaftarkan janin BPJS maka saya minta surat keterangan hamil juga.

Monday, 21 December 2015

Senam hamil dan prenatal yoga di Jogja (part 3)

Untuk part 2 ada di sini

3. Senam hamil di Klinik Puri Adisty
Biaya: Rp 15.000,-
Jadwal: Minggu jam 15:00

Jadwal senam hamil di klinik ini hanya satu kali seminggu dan durasinya pun sebentar hanya 1 jam. Ketika saya ke sana belum ada yang datang peserta lainnya lalu saya pun di tensi dan periksa djj. Kemudian senam pun dimulai, setelah selesai pemanasan, peserta lain datang tetapi karena ia belum ditensi maka senam pun dihentikan sementara karena instrukturnya perlu memeriksa dahulu. Ok, jadi hanya kami berdua peserta senamnya, sebelumnya saya tanya biasanya ada berapa orang dan ternyata memang hanya sekitar 2 orang saja. Senam pun dimulai dengan diulangi dari pemanasan.
Gerakan senam tidak banyak dan tidak diulang juga. Diperkenalkan juga posisi persalinan aktif yang dapat dilakukan pada kala 2 nanti, yaitu posisi setengah duduk dengan ditopang suami/pendamping di belakang ibu, posisi berbaring miring, dan posisi jobgkok. Sebenarnya ada posisi lainnya seperti berdiri dan berlutut tetapi tidak diperkenalkan. Senam pun kembali dilanjutkan. Di sini tidak ada latihan mengejan padahal peserta yang lain uk 36w yang biasanya di tempat senam lain diajarkan latihan mengejan sedangkan uk saya 34w. Kalo menurut saya mengejan/meneran tidak perlu ada latihan khusus jika posisi kita betul seperti ingin buang air besar, yaitu posisi jongkok. Jadi latihan mengejan di tempat lain lebih kepada posisi litotomi/berbaring sambil mengejan. Sesi terakhir adalah relaksasi tetapi tanpa panduan jadi hanya  berbaring miring ke kiri sambil mendengarkan musik. Dan terakhir diberi minum teh manis kemudian ditensi kembali dan diperiksa djj.
Jika untuk saya pribadi, mungkin hanya sekali saja saya senam di klinik ini tetapi ada gambaran bahwa posisi melahirkan di klinik ini tidak saklek harus litotomi seperti di tempat lain melainkan dibebaskan yang mana kondisi yang saya cari.

4. Senam hamil di RSKIA Sadewa
Biaya: Rp 10.000,-
Jadwal: Rabu (15:00-17:00) Minggu (08:00-10:00 dan 15:00-17:00)

Diantara 4 tempat senam hamil yang pernah saya ikuti, di Sadewa inilah yang biayanya paling murah dan instrukturnya pun bidan. Saya mengikuti senam ini ketika uk saya 36w 2d, detail sekali sampai saya tahu lebih berapa hari karena memang untuk yang baru pertama kali datang diwajibkan menghitung sendiri uk kita sampai benar. Aaakkk, mikirnya pasti ini bidan galak banget tapi dikasih tahu kok kalo ini ilmunya buat kita juga manfaatnya. Ternyata dengan harga yang murah, jadinya peserta banyak sekali mungkin sekitar 30 orang ketika saya ikuti di hari rabu sore, Bagaimana kalo minggu ya katanya lebih banyak lagi bisa sampai 40 orang. 
Senam diawali dengan pemanasan berbaring sambil mengelola nafas. Gerakan-gerakan disini cukup efektif walau tidak berat karena dibilang bahwa senam hamil ini memang lebih fokus pada nafas. Ibu hamil jika aktifitas berat nafasnya harus bagus. Nafas bagus untuk ibu hamil adalah nafas panjang karena akan mengalirkan banyak oksigen ke janin. Jadi jika sayang dengan janin kita maka nafas panjanglah sesering mungkin agar asupan oksigen lancar ke rahim. Setelah selesai senam, ternyata ada pesan sponsor pembagian susu ibu hamil :P bagi yang suka akan gembira pastinya, kalo saya sih memang tidak minum susu hamil jadi biasa saja.

Umur kandungan saya saat ini 37 weeks, dan kemungkinan akan lebih sering latihan di rumah walau tidak menutup kemungkinan untuk mencoba lagi senam hamil di RS maupun klinik.

Tuesday, 8 December 2015

Periksa kehamilan minggu ke 35

Selasa, 8 Desember 2015

Setelah hari minggu ikut senam hamil di Puri Adisty, saya mendapatkan info salah satu persyaratan BPJS untuk persalinan adalah fotokopi buku KIA (kesehatan ibu dan anak). Saya yang biasa periksa di praktek rumah dokter jadi tidak punya buku ini. Tanya-tanya dengan bidan akhirnya saya disarankan untuk periksa di faskes 1 asal sambil minta buku KIA.

Hari ini saya dengan ditemani suami berangkat ke puskesmas Sleman sambil suami juga ada perlu untuk gosok nomor mesin karena mau mengurus pindah kepemilikan kendaraan. Puskesmas Sleman ini tergolong lengkap pelayanannya sehingga tidak heran banyak yang datang untuk periksa ke sini mulai poli umum, gigi, kebidanan, lansia, laboratorium dan juga psikologi ada di sini. 

Akhirnya setelah menunggu kurang lebih 2 jam tibalah giliran saya. Di ruang periksa ada 2 orang bidan dan 2 orang mahasiswa praktek dari akbid. Saya pun mulai didata terlebih dahulu serta tak lupa untuk meminta buku KIA. Dikatakan karena saya baru pertama kali periksa di sana maka saya harus periksa lengkap yang dengan ditambahan lab, poli gigi, umum, dan psikolog. Periksa pun dimulai dengan hasil periksa di bidan dan lab sebagai berikut.
- Berat badan 67kg
- Tensi 110/80
- Tinggi fundus 27cm
- Kepala sudah mulai masuk panggul
- Detak Jantung Janin 141x/menit
- HB 11,7
- Protein di urin negatif
- PITC non reaktif (Tes HIV) 

Setelah periksa di bidan dan lab, periksa selanjutnya adalah dokter gigi dengan hasil beberapa gigi berlubang kecil. Dilanjutkan dengan ke dokter umum. Keluhan kali ini adalah ketiak gatal dan dokter mengatakan kemungkinan adalah karena jamur sehingga saya diberikan obat anti jamur. Terakhir saya konsultasi ke psikolog dan diberi saran untuk mengelola pikiran jangan sampai stres karena dapat memicu penyakit fisik. 

Pemeriksaan ANC lengkap ini tentunya sudah ditanggung oleh BPJS sehingga saya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Saya tidak diberikan vitamin karena masih ada. Periksa selanjutnya 2 minggu kemudian.